Halaman

Webmatic

Tampilkan postingan dengan label Artikel Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Komputer. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Agustus 2011

Perawatan Untuk laptop atau netbook

laptop dan netbook saat ini bukanlah sesuatu yang aneh lagi. Banyak orang lebih memilih menggunakan laptop atau netbook untuk mendukung tugas-tugasnya baik di kantor maupun di sekolah ketimbang komputer PC. Namun??? seringkali seseorang mengalami masalah ketika menggunakan laptop atau netbook. Hal ini dikarenakan pengguna belu mengetahui bagaimana harus merawat laptop atau netbook kesayangannya dengan baik.
Berikut beberapa tips untuk merawat laptop dan netbook agar tetap dalam kondisi baik dan tahan lama:
laptop atau netbook yang kita miliki kemunkinan tidak bisa bertahan lama jika kita tidak tahu cara merawatnya. Membeli laptop canggih dengan berbagai fitur bukanlah jaminan bahwa laptop kita akan bertahan lama jika kita tidak tahu cara menjaga dan merawanya.  Pelayanan garansi yang baik saat laptop kita rusak bukanlah jaminan untuk tidak akan mengeluarkan uang bukan??? jadi, kenapa kita berpikir laptop atau netbook akan rusak jika kita bisa menjaganya dengan baik. Bahkan laptop atau netbook yang dirawat dengan baik, selain membawa manfaat yang besar, siapa tahu akan bisa di wariskan secara turun temurun sehingga 200 tahun kemudian ia akan menjadi barang langka yang paling dicari seperti Setrikaan Yang Ada Ayam jagonya… he..eee.
Disini lah saatnya kita belajar bagaimana merawat laptop atau netbook yang baik itu.

a.      Jauhkan dari air
Biasanya air dijauhkan dari semua peralatan listrik Jadi hindari makan dan minum di dekat laptop. Apalagi sampai menaruh minuman dekat dengan laptop atau netbook. Jika, kita bepergian keluar kota dengan sepeda motor dan harus membawa laptop atau netbook bila hujan pastikan tas laptop Anti-Air atau lebih mudahnya sediakan pelastik pembunkus.
b.     Hindarkan dari tekanan fisik berlebihan
Tas yang berjejal dengan berbagai barang, termasuk laptop atau netbook sangat berpotensi menimbulkan tekanan kepada laptop atau netbook akhirnya LCD laptop akan mendapat tekanan dan berpotensi retak dan pecah. Jadi, pastikan laptop atau netbook  tidak berdesakan dengan barang-barang lain seperti buku-buku tebal dalam tas.
c.      Gunakan ditempat datar dan aman
Gunakan laptop atau netbook ditempat yang datar dan aman. Memakai laptop atau netbook dengan dipangku tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah kesehatan reproduksi, tetapi juga laptop atau netbook rentan jatuh. Jangan gunakan laptop atau netbook ditempat yang permukaannya empuk seperti di atas kasur, karena laptop atau netbook merk tertentu memiliki ventilasi udara di bawah. Jika tertutup, panas dari dalam laptop atau netbook tidak akan bisa keluar dan berakibat over heat yang akan membayakan berbagai komponen didalamnya.
d.     Berilah pelindung standar
Pelindung disini yang dimaksud adalah pelindung untuk LCD (LCD Protector) dan keyboard (Keyboard Skin). Dengan LCD Protector, LCD akan lebih aman dari goresan dan dengan keyboard skin, keyboard  akan lebih aman dari cairan dan debu.
e.      Hindari radiasi elektromagnetik berlehihan
Sumber utamanya adalah handphone. Dianjurkan untuk tidak meletakkan handphone diatas laptop atau netbook. Karena saat ada panggilan maupun SMS, radiasi elektromagnetik HP meningkat dan akan merusak chip dalam laptop atau netbook yang sangat sensitif dengan radiasi elektromagnetik. Dalam waktu yang lama, radiasi HP diatas laptop atau netbook akan menimbulkan kerusakan pada keyboard.
f.        Bijaksanalah menggunakan listrik dan baterai
Sebagian orang melepas baterai saat mereka menggunakan listrik secara langsung sebagai sumber  daya untuk laptop atau netbook. Hal ini sangat berbahaya, apalagi jika tiba-tiba listrik padam. tidak hanya akan kehilangan data, tapi potensi rusaknya beberapa komponen laptop atau netbook akan semakin besar terutama hardisk. jadi, gunakanlah baterai. Chargelah kembali jika kapasitas baterai tinggal 10%.
g.      Pakailah cooling pad
Panas yang berlebihan karena penggunaan yang sangat lama akan menurunkan daya tahan komponen laptop atau netbook terhadap kerusakan akibat panas. Oleh karena itulah belilah kipas pendingin laptop.
h.     Simpan CD driver laptop dengan baik
Beberapa merk laptop atau netbook memberikan CD driver saat kita membeli laptop atau netbook. Jagalah dengan baik CD tersebut, sebab kita akan membutuhkannya sewaktu-waktu jika harus install ulang OS ataupun ada komponen laptop yang tidak bisa berjalan karena file drivernya rusak.
i.        Update Anti Virus secara berkala
Tidak ada antivirus yang sempurna, akan tetapi dengan selalu melakukan update, antivirus laptop atau netbook akan lebih kuat melawan virus-virus yang masuk dalam laptop. Pastikan melakukan scan terhadap flashdisk yang masuk.
j.        Menghemat dan Merawat baterai
ü  Cabut Flashdisk setelah dipakai.
ü  Keluarkan CD atau DVD dari DVD rom bila telah selesai digunakan.
ü  Atur pencahayaan layar laptop se-soft mungkin
ü  Matikan bluetooth, wi-fi  jika tidak dipakai
ü  Atur penggunaan power supply dari control panel
ü Gunakanlah touch pad saja, penggunaan mouse akan menguras daya baterai. 
   Apalagi mouse dengan lampu berkelap-kelip.
ü  Putar music jika perlu, itupun jangan terlalu keras.
ü Atur tampilan windows sesederhana mungkin, matikan windows aero dan
   windows side bar
ü Jika modem tidak Anda gunakan lagi atau telah disconect, cabut saja dari port
   USB Begitu juga printer dan scanner yang tertancap.

Semoga bermanfaat bagi kita semua…
Kembali

Senin, 18 Juli 2011

Backup Sistem Operasi

Ketika  kita membeli sebuah notebook, kita tidak mendapatan DVD Windows. Tapi, di dalamnya sudah terinstal Windows asli. Itulah yang disebut Windows tipe OEM alias Original equipment manufacturer.
Setelah kita membeli dan dalam masa proses pemakaian, beberapa lama notebook itu kena virus dan parahnya tidak bisa masuk ke Windows.
Mungkin tinggal instal ulang kita bisa saja berpikir seperti itu. Karna kita tidak medapatkan DVD Windows dari notebook yang kita beli. tidak mendapatkan installer antivirus, Microsoft Office, dan program-program lainnya. harus update Windows, antivirus, dan program lain. Sistem operasi dan antivirus adalah yang paling sering melakukan update yang jadi masalah sistem operasi dan antivirus melakukan update secara lngsung ke internet, dan tidak meninggalkan file installer manual pada HD. Jadi selain menginstal ulang sistem operasi, kita juga harus melakukan update satu persatu update patch tersebut. Hal ini tentu akan memakan waktu dan membutuhkan bandwidth internet yang lumayan besar.
Untuk mengatasi masalah di atas kita bisa pakai tips ini untuk membuat image Windows yang sedang kita pakai. Aplikasi pembuat image di Windows 7 akan melakukan backup seluruh hal yang ada di komputer. Ketika sistem oeprasi bermasalah kita tinggal melakukan load lagi image-nya.
Prinsip kerjanya bisa dibilang seperti kita menyalin file kerjaan kamu ke dalam flash disk. Ketika file yang di hard disk rusak, kita masih bisa pakai file yang ada di flash disk.
Bikin Image
1. Untuk membuat image di Windows 7, klik tombol Start, kemudian ketikan -backup. Klik pada -Backup And Restore.
2. Kemudian klik -Create System Image.
3. Muncul halaman -Where you want to save the backup. kit bisa menyimpannya pada hard disk, DVD, atau komputer lain di dalam jaringan. Pada contoh ini, kita pilih hardisk local di Drive E. Klik -Next.
4. Muncul halaman Confirm your backup setting klik Start Backup.
5. Proses backup akan berjalan tunggu proses sampai selesai.
6. Setelah proses selesai, muncul kotak dialog Do you want to create system reapir disk? Apakah kita ingin membuat repair disk, sebaiknya pilih -Yes.
7. Muncul halaman Create a system repair disk, masukan DVD kosong ke DVD writer, kemudian klik -Create Disk.
Restore Image.
1. Untuk melakukan Restore Image, kamu bisa pakai DVD system repair disk yang telah dibuat. Kamu juga bisa pakai DVD installer Windows 7. Kalau sistem operasi kamu masih bisa boot, kita bisa menekan tombol F8 saat boot. Pada contoh ini, kita pakai DVD installer windows 7. Masukan DVD itu DVD-ROM—jangan lupa untuk membuat agar komputer melakukan boot dari DVD-ROM. Pengaturan untuk itu ada di BIOS.
2. Muncul halaman language, klik -Next.
3. Muncul halaman instalasi Windows 7 pilih Repair your computer.
4. Muncul halaman System recovery Option Klik “Restore your computer using a system image that you created earlier”, lalu klik -Next.
5. Muncul halaman Select a system image backup. Biasanya komputer akan mengenali file backup secara otomatis. Jika menyimpan Backup Image pada DVD atau file sharing di jaringan bisa memilih “Select a system image. Kita pilih Use the latest available system image karena file ada di hard disk. Klik -Next.
6. Muncul halaman Choose additional restore options klik -Next.
7. Muncul halaman konformasi, lalu klik -Finish.
8. Muncul kotak dialog peringatan, klik -Yes.
9. Selanjutnya tunggu proses sampai selesai.
10. Jika sudah selesai Klik -Restart Now.
11. Dan sistem operasi Windows 7 akan kembali jalan normal, seperti pada saat keadaan Backup Image.

Semoga Bermanpaat,,,
Kembali

Kamis, 05 Mei 2011

Malware, Adware dan Spyware

Dengan internet maka kita akan terhubung dengan jutaan jaringan komputer di seluruh dunia yang diantaranya memiliki karakteristik untuk merusak dengan cara menginfeksi sistem komputer kita. Efeknya sudah pasti menimbulkan kerugian bagi kita, diantaranya : kehilangan data, kehilangan akses untuk akun tertentu yang telah kita daftarkan, sampai akhirnya menimbulkan kerugian materil bagi kita, beberapa ancaman tersebut dapat diklasifikasikan dengan sebutan Malware, Adware dan Spyware. Melalui ulasan berikut akan membahas perbedaan dari ketiga istilah tersebut melalui berbagai ciri dan ancaman yang disebabkannya.

Malware
Malware adalah perangkat lunak yang bertujuan memberikan masalah pada komputer dengan cara membatasi, mengubah dan memberhentikan kinerja komputer. Dengan tujuan umum untuk proses download dan installasi tersembunyi yang membingungkan.
Malware sendiri biasa didapati karena download internet, link email dan lampiran, jejaring sosial, game online, chatroom dari website berbahaya dsb.

Indikasi Malware
Beberapa faktor sehingga dapat disimpulkan bahwa telah terinstall malware pada komputer kita adalah :
* Browser homepage terus berubah.
* Iklan pop-up muncul setelah browser ditutup.
* Muncul ikon aneh pada desktop.
* Lampu komputer berkedip (mengartikan komputer dalam proses mengolah informasi) pada waktu yang tidak biasa atau tak terduga. Hal ini sulit untuk diamati dengan broadband karena tidak ada perbedaan visual antara data yang masuk dan keluar.
* Pengaturan browser berubah, termasuk dafault web saat awal browser dibuka.
* File upload atau download terjadi tanpa izin pengguna.

Adware
Adware adalah bentuk lain dari malware dan persis seperti namanya, perangkat lunak dengan tujuan promosi atau iklan. Adware biasanya terdapat didalam software freeware yang kita download.
Meskipun beberapa program memberikan pilihan untuk tidak menginstal adware ekstra, banyak sekali software gratis menambahkan adware didalamnya tanpa sepengetahuan kita.

Spyware
Spyware adalah jenis program yang menyerang komputer dengan memata-matai komputer. spyware dan malware memiliki kesamaan yaitu kemampuan untuk mengumpulkan dan mendistribusikan informasi pribadi tanpa izin Anda. Spyware juga dapat mengirim dan membuat sumber daya komputer dan informasi yang tersedia untuk penerima tidak dikenal atau pengguna remote tanpa sepengetahuan atau izin.
Spyware dan malware adalah metode yang mungkin untuk pencurian identitas sejak pemilik atau pengguna komputer tidak tahu tentang atau tidak memberikan izin mereka untuk instalasi dan penggunaan program tersembunyi atau file.
Ada berbagai jenis spyware yang mengumpulkan informasi yang berbeda. Jenis spyware umum adalah keylogger yang merekam informasi apa yang Anda ketik pada keyboard Anda. Jadi, mengapa nomor rekening kartu kredit bisa hilang, atau login dan password kita dicuri, kesemuanya itu adalah ulah dari Spyware.

Pedoman umum untuk menghindari Malware, Adware dan Spyware
* Tidak membuka email atau lampiran email dari pengirim yang tidak dikenal.
* Block atau tidak mengklik jendela pop-up yang mencurigakan.
* Jangan membuka file yang tergolong terkait dengan malware seperti bat, .com, .exe, .pif, .txt.vbs, .htm.exe atau .vbs
* Tidak download dan menginstall aplikasi selain dari sumber terpercaya.
* Hindari penipuan berupa phising.
* Gunakan update software anti-virus dan anti-spyware secara teratur.
Semoga bermanpaat
Kembali
Artikel Komputer

Istilah yang disingkat dalam komputer Dasar penggunaan windows 7

Istilah yang disingkat dalam komputer Berikut singkatannya dari A sampai Z, yaitu :

(A)
ACPI – Advanced Configuration and Power Interface
ACR – Advanced Communications Riser
ADC – Analog to Digital Converter
ADPCM – Adaptive Differential Pulse-Code Modulation
ADSL – Asymmetric Digital Subscriber Line
AGP – Accelerated Graphics Port
ALI – Acer Labs, Incorporated
ALU – Arithmetic Logic Unit
AM – Active Matrix
AMD – Advanced Micro Devices
AMR – Audio Modem Riser
ANSI – American National Standards Institute
APM – Advanced Power Management
ASCII – American Standard Code for Information Interchange
ASIC – Application Specific Integrated Circuit
ASPI – Advanced SCSI Programming Interface
AT – Advanced Technology
ATA – Advanced Technology Attachment
ATAPI – AT Attachment Packet Interface
ATM – Asynchronous Transfer Mode
ATX – Advanced Technology Extended

(B)
BGA – Ball Grid Array
BIOS – Basic Input Output System
BIT – Binary Digit
BNC – Barrel Nut Connector
BNC – Berkeley Nuclear Connector
BNC – British Naval Connector
BSRAM – Burst Static Random Access Memory

(C)
CAS – Column Address Signal
CAV – Constant Angular Velocity
CD – Compact Disk
CDR – Compact Disk Recorder
CDRW – Compact Disk Re-Writer
CDTV – Commodore Dynamic Total Vision
CD-ROM – Compact Disk – Read Only Memory
CFM – Cubic Feet per Minute (ft³/min)
CGA – Color Graphics Adapter
CISC – Complex Instruction Set Computer
CLV – Constant Linear Velocity
CMOS – Complementary Metal Oxide Semiconductor
CMYK – Cyan Magenta Yellow Black
COAST – Cache On A Stick
CNR – Communication Network Riser
CPRM – Copyright Protection for Recordable Media
CPU – Central Processing Unit
CSU/DSU – Channel Service Unit/Data Service Unit
CRC – Cyclic Redundancy Check
CRIMM – Continuity Rambus Inline Memory Module
CRT – Cathode Ray Tube

(D)
DAC – Digital-to-Analog Converter
DACS – Digital Access and Cross-connect System
DAE – Digital Audio Extraction
DDC – Display Data Channel
DDR – Double Data Rate
DDR-SDRAM – Double Data Rate – Synchronous Dynamic Random Access Memory
DEC – Digital Equipment Corporation
DIMM – Dual Inline Memory Module
DIP – Dual Inline Pin
DMA – Direct Memory Access
DOCSIS – Data Over Cable Systems Interface Specifications
DRAM – Dynamic Random Access Memory
DPI – Dots Per Inch
DS/DD – Double Sided, Double Density
DS/HD – Double Sided, High Density
DSL – Digital Subscriber Line
DSP – Digital Signal Processing
DSTN – Dual Supertwisted Nematic
DUN – Dial Up Networking
DVD – Digital Versatile Disc
DVD-RAM – Digital Versatile Disk – Random Access Memory

(E)
EBps – Exabytes per second
Ebps – Exabits per second
ECC – Error Correction Code
ECP – Enhanced Capability Port
EDO – Extended Data Out
EEPROM – Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory
EPROM – Erasable Programmable Read-Only Memory
EGA – Enhanced Graphics Adapter
EGA – Enhanced Graphics Array
EIDE – Enhanced Integrated Drive Electronics
EIAJ – Electronics Industry Association of Japan
EISA – Enhanced Industry Standard Architecture
EMI – Electro-Magnetic Interference
EMS – Expanded Memory Specification
ESDRAM – Enhanced Synchronous Dynamic DRAM
EPIC – Explicitly Parallel Instruction Computing
EPP – Enhanced Parallel Port
ESD – Electro-Static Discharge
EWSD – Electronic Worldwide Switch Digital

(F)
FC-PGA – Flip Chip Pin Grid Array
FDC – Floppy Disk Controller
FDD – Floppy Disk Drive
FDDI – Fiber Distributed Data Interconnect
FeRAM – Ferroelectric Random Access Memory
FIFO – First In First Out
FLOPS – Floating Point Operations per Second
FMD – Flourescent Multi-layer Disk
FMD-ROM – Flourescent Multi-layer Disk – Read Only Memory
FPGA – Field-Programmable Gate Array
FPM – Fast Page Mode
FPS – Frame Per Second
FPU – Floating Point Unit
FSAA – Full Screen Anti-Aliasing
FSB – Front Side Bus
FXSR – Fast Save and Restore

(G)
GART – Graphics Address Remapping Table
GB – Gigabytes
GBps – Gigabytes per second
Gbps – Gigabits per second
GDI – Graphical Device Interface
GFD – Gold Finger Device
GHz – GigaHertz
GPA – Graphics Performance Accelerator
GPU – Graphics Processing Unit
GSR – Gigabit Switched Router
GTS – GigaTexel Shader

(H)
HCI – Human-Computer Interaction/Interface
HDD – Hard Disk Drive
HIPPI – High Performance Parallel Interface
HPA – High Performance Addressing
HSF – Heat Sink and Fan
HSR – Hidden Surface Removal
HardOCP – Hard Overclocker Comparison Page

(I)
IBM – International Business Machines Corporation
IC – Integrated Circuit
ICH – I/O Controller Hub
IDE – Integrated Drive Electronics
IDSL – ISDN Digital Subscriber Line
IEEE – Institute of Electrical & Electronics Engineers
IFTTC – Integrated Fiber To The Curb
IFITL – Integrated Fiber In The Loop
IHA – Intel Hub Architecture
I/O – Input/Output
IR – Infra Red
IRQ – Interrupt Request
ISA – Industry Standard Architecture
ISDN – Integrated Services Digital Network
ISO – International Standards Organization

(J)
JBOD – Just a Bunch Of Disks

(K)
Kbps – Kilobits Per Second
KBps – KiloBytes per second
KNI – Katmai New Instructions
KVM – Keyboard Video Mouse

(L)
LASER – Light Amplified by Stimulated Emissions of Radiation
LBA – Logical Block Addressing
LCD – Liquid Crystal Display
LDT – Lightning Data Transport
LED – Light Emitting Diode
LIF – Low Insertion Force
LIFO – Last In First Out
LMA – Lightspeed Memory Architecture
LPT – Line Print Terminal
LUN – Logical Unit Number
LVD – Low-Voltage Differential

(M)
MAC – Media Access Control
MB – MotherBoard
MB – Megabyte
MBps – Megabytes Per Second
Mbps – Megabits Per Second
MC – Micro-Channel
MCA – Micro Channel Architecture
MCE – Machine Check Exception
MCGA – Multi-Color Graphic Array
MDRAM – Multibank Dynamic Random Access Memory
MEMS – Micro-Electromechanical Systems
MFLOPS – Millions of FLoating point Operations Per Second
MFM – Modified Frequency Modulation
MHz – MegaHertz
MIPS – Million Instructions Per Second
MMX – Multi-Media Extensions
Modem – Modulate/Demodulate
MTRR – Memory Type Range Registers

(N)
NAS – Network Attached Storage
NAT – Network Address Translation
NFG – Not Functioning Good
NIC – Network Interface Card

(O)
OC – Overclock (Over Clock)
OEM – Original Equipment Manufacturer
OTFT – Organic Thin-Film Transistor

(P)
PA-RISC – Precision Archetecture Reduced Instruction Set Computing
PAL – Phase Alternation Line
PAN – Personal Area Network
PAT – Port Address Translation
PBC – Pipelined Burst Cache
PC – Personal Computer
PCB – Printed Circuit Board
PCI – Peripheral Component Interconnect
PCM – Pulse Code Modulation
PCMCIA – Peripheral Component Microchannel Interconnect Architecture
PCMCIA – Personal Computer Memory Card International Association
PGA – Professional Graphics Array
PIO – Programmable Input/Output
PIXEL – Picture Element
PLD – Programmable Logic Device
PnP – Plug ‘n Play
POST – Power On Self Test
POTS – Plain Old Telephone System
PPGA – Plastic Pin Grid Array
PPP – Point to Point Protocol
PPPoA – Point-to-Point Protocol over ATM
PPPoE – Point-to-Point Protocol over Ethernet
PRAM – Parameter Random Access Memory
PROM – Programmable Read-Only Memory
PSU – Power Supply Unit
PWM – Pulse Width Modulation

(Q)
QDR – Quadruple Data Rate

(R)
RADSL – Rate Adaptive Digital Subscriber Line
RAID – Redundant Array of Inexpensive Disks
RAID – Redundant Array of Independant Disks
RAM – Random Access Memory
RAMDAC – Random Access Memory Digital Analog Convertor
RDRAM – Rambus Dynamic Random Access Memory
RGB – Red Green Blue
RIMM – Rambus Inline Memory Module
RISC – Reduced Instruction Set Computing
RLL – Run Length Limited
ROM – Read Only Memory
RPM – Revolutions Per Minute

(S)
SAN – Storage Area Network
SASID – Self-scanned Amorphous Silicon Integrated Display
SCA – SCSI Configured Automatically
SCSI – Small Computer System Interface
SDRAM – Synchronous Dynamic Random Access Memory
SDSL – Synchronus Digital Subscriber Line
SECC – Single Edge Contact Connector
SEP – Single Edge Processor
SEPP – Single Edge Processor Package
SGI – Silicon Graphics Incorporated
SGRAM – Synchronous Graphics RAM
SIMD – Single Instruction-Stream, Multiple Data-Stream
SIMM – Single Inline Memory Module
SLI – Scan Line Interleave
SLIP – Serial Line Internet Protocol
SMDS – Switched Multimegabit Data Service
SMP – Symmetric MultiProcessing
SNR – Signal to Noise Ratio
SODIMM – Small Outline Dual Inline Memory Module
SPARC – Scalable Processor ArChitecture
SOHO – Small Office Home Office
SRAM – Static Random Access Memory
SSE – Streaming SIMD Extensions
STN – Supertwisted Nematic
STP – Shieled Twisted Pair
SVGA – Super Video Graphics Array
S/PDIF – Sony/Philips Digital Interface

(T)
TB – Terabytes
TBps – Terabytes per second
Tbps – Terabits per second
TEC – Thermoelectric Cooler
TFT – Thin Film Transistor
THz – TeraHertz
TIM – Thermal Interface Material
TNT – TwiN Texel
TOPS – Theoretical Operations Per Second
TSOP – Thin Small Outline Package
TTL – Transistor Transistor Logic
TWAIN – Technology Without An Important Name

(U)
UART – Universal Asynchronous Receiver/Transmitter
UDMA – Ultra Direct Memory Access
UMA – Unified Memory Architechture
UPS – Uninteruptible Power Supply
USB – Universal Serial Bus
UTP – Unshieled Twisted Pair

(V)
VCD – Video CD
VCM – Virutal Channel Memory
VCRAM – Virtual Channel Read Access Memory
VDSL – Very High Data Digital Subscriber Line
VESA – Video Electronics Standards Association
VFD – Vacuum-Flourescent Displays
VGA – Video Graphics Array
VIVO – Video In, Video Out
VLB – VESA Local Bus
VPN – Virtual Private Network
VRAM – Video Random Access Memory

(W)
WORM – Write-Once Read-Many
WRAM – Window Random Access Memory
WYSIWYG – What You See Is What You Get

(X)
XGA – Extended Graphics Array
XMS – Extended Memory Specification
XT – Extended Technology

(Z)
ZIF – Zero Insertion Force
ZV – Zoomed Video

Dasar penggunaan windows 7

Mengoperasikan komputer, melakukan shutdown komputer kita juga mengamati beragam kegiatan yang mungkin terkait dalam prosesnya, operasi yang berkaitan dengan tombol shutdown windows 7.
Ketika kita klik tombol pop-up di sebelah kanan, windows akan menampilkan menu dengan item berikut:

* Shutdown: Menutup semua program, sistem akan melengkapi proses menutup OS dan hardware, Keadaan seperti ini computer menggunakan 0% daya, yang artinya tidak ada konsumsi daya.
* Switch User: Berpindah ke akun pengguna (user account) lain  tanpa menutup program yang sedang berjalan dan proses windows.
* Log Off: Berpindah ke account pengguna pada komputer setelah menutup semua program yang terbuka dan windows proses, komputer masih menggunakan 100% daya.
* Lock: Kunci komputer saat diperlukan.
* Restart: reboot komputer. (Opsi ini sering diperlukan sebagai bagian dari menginstal software baru atau update windows).
* Sleep: Menempatkan komputer ke mode daya rendah (sekitar 2%) yang menyimpan semua program berjalan dan jendela yang terbuka dalam memori komputer untuk proses restart cepat.
* Hibernate: Menempatkan komputer ke mode daya rendah setelah menyimpan semua program yang sedang berjalan dan jendela yang terbuka pada hard drive untuk restart cepat.

Selain itu, jika kita menggunakan keyboard shortcut ctrl + alt + del, maka akan muncul beberapa opsi yaitu : Lock This Computer, Switch User, Log Off, Change a Password, and Start Task Manager. Beserta 3 macam opsi yang berupa tombol operasi berupa :
* Cancel: Mengembalikan ke desktop Windows 7 bersama dengan semua program berjalan dan jendela yang terbuka.
* Ease of Access (tombol biru pada sudut kiri bawah): Membuka kotak dialog Kemudahan Akses di mana Anda dapat memilih antara pengaturan berbagai aksesibilitas untuk membuat komputer lebih mudah digunakan bagi mereka dengan gangguan fisik visual dan lainnya.
* Power (tombol merah): Menutup bawah komputer. Tombol ini dilengkapi dengan tombol sendiri pop-up di sudut kanan bawah layar. Perhatikan bahwa item pada menu yang melekat pada tombol ini pop-up termasuk Restart, Sleep, Hibernate (pada laptop), dan Shut Down.


Semoga bermanpaat
Kembali
Artikel Komputer

Senin, 02 Mei 2011

Memformat harddisk & Membagi Partisi

Sering kali saat komputer kita bermasalah, yang mana masalah tersebut membuat komputer kita tidak bisa masuk ke windows, karena partisi C harddisk kita tidak terbaca oleh komputer kita.. dan pada saat itu kita harus memformat harddisk kita agar bisa terbaca oleh komputer kita.. bagi komputer yang menggunakan sistem recovery, maka hal ini sangat menjadikan kita masalah, karena kita tidak akan bisa melakukan sistem recoveri jika partisi C harddisk kita tidak terbaca alias unformat, karna pada sistem recovery windows tidak ada fasilitas untuk memformat harddisk, maka untuk masalah tersebut bisa membuat kita sedikit pusing untuk mengatasinya.. sementara komputer kita tidak bisa dinyalakan..?
untuk memformat harddisk tanpa harus masuk kesistem windows.. caranya yaitu kita bisa memformat harddisk tersebut dengan menggunakan CD instalasi Windows 98, ME, XP atau lebih tinggi lagi, pada CD instalasi Windows XP terdapat fasilitas format harddisk sebelum melakukan instalasi..
Caranya yaitu sama seperti saat instalasi Windows 98, ME, XP pertama kita harus mensetting agar booting komputer kita itu menggunakan CD/DVD Drive, setting tersebut kita lakukan pada sistem BIOS, setelah itu masukkan CD Instalasi Windows XP ke dalam CD Drive, setelah itu tunggu sampai proses membaca CD selesai kemudian akan muncul pilihan dipartisi mana CD instalasi tersebut akan diinstal, tekan enter pada partisi C yang pada keadaan unformat, setelah itu keluar pilihan formating, pilih yang NTFS quick,maka akan ada proses pemformatan harddisk, setelah pemformatan itu selesai, maka akan muncul lagi pengcopian dari CD XP ke Harddisk kita, pada saat pengcopyan berjalan, matikan paksa komputer kita dengan menekan tombol power selama 3 detik.
Pada langkah ini Partisi C harddisk kita telah terformat, lalu kemudian recovery lah komputer kita dengan memakai CD Recovery.. Selesai.

Membagi Partisi Hardisk pada Vista dan Windows 7
jika ingin membagi partisi hardisk harus menginstall program partition, atau bisa dengan memakai CD Booting XP. Nah sekarang pada Windows Vista dan Windows 7 kita bisa membagi partisi hardisk dengan sangat mudah dan simple, tanpa harus menginstall suatu program partition lagi. Karna pada Vista dan Windows 7 ini didalamnya sudah terdapat program untuk membagi partisi hardisk yaitu Disk Management.
Pertama buka Control Panel kemudian Pilih Administrative Tools
kemudian pilih Computer Management klik Disk Management pada bagian Storage
pada Disk Management akan terlihat keterangan masing-masing partisi pada harddisk untuk membagi partisi klik kanan pada partisi yang akan kita bagi kemudian pilih Shrink Volume Teruskan klik tombol Shrink setelah itu klik kanan pada partisi yang baru kita bagi tadi yang biasanya berketerangan "unlocated"
pilih New Simple Volume klik Next Isikan besar nilai volume partisi hardisk (sebaiknya isikan sebesar batas maximum) klik Next kemudian pada Assign the following drive letter pilih alamat drive yang akan kita tempatkan (misalnya :K klik Next
kemudian muncul form Format Partition centang pada kotak Perform a quick format
pada pilihan File system pilih NTFS dan Allocation unit size sebaiknya pilih Default
kemudian pada Volume label isikan nama partisi yang akan kita buat (misal: "Partisi Baru")
klik Next kemudian klik Finish
tunggu sampai loading formating selesai dan instalasi telah selesai.
Semoga bermanpaat
Kembali
Artikel Komputer

Jumat, 29 April 2011

Kebiasaan kurang baik makan didepan komputer

Kita pasti sering terpaksa makan di depan komputer. Kebiasaan buruk tersebut memang harus segera kita hilangkan. Sesibuk apapun pekerjaan, luangkanlah waktu untuk menikmati makan siang / malam kita. Karena tidak hanya berefek pada kebiasaan makan yang tidak sehat tetapi juga membuat makanan kita terkontaminasi banyak bakteri.

Kita pasti tidak menyadari bahwa pada keyboard, mouse yang kita gunakan terdapat ribuan bakteri. Saat meletakkan makanan di depan keyboard, mouse kemudian kita memegangnya, bakteri-bakteri tersebut bisa saja menempel ke dalam makanan yang kita makan.

Keyboard, mouse adalah salah satu peralatan kantor paling kotor dan jarang dibersihkan. Bahkan ada penelitian yang menunjukan kalau bakteri yang terdapat pada keyboard, mouse lebih banyak dibandingkan bakteri yang terdapat pada toilet. Jadi, jangan mengambil risiko dengan makan di depan komputer, karena bakteri berbahaya dari keyboard bisa mengotori makanan dan bisa membuat  sakit.

Tidak hanya itu, sisa atau remahan makanan yang tercecer sangat menggoda hewan penyebar penyakit seperti tikus, kecoa dan lalat. Bisa kita bayangkan jika meja kerja, menjadi tempat favorit hewan-hewan tersebut karena banyak makanan. Pasti kita akan terkena virus penyakit yang dibawa hewan tersebut setiap harinya.

Sangat penting untuk menjaga kebersihan meja kerja karena kita  bekerja ditempat tersebut setiap harinya. Jangan hanya mengandalkan tenaga pembersih kantor, untuk membersihkan meja. Sesekali bersihkanlah meja kerja sendiri secara maksimal dan jaga kebersihannya terutama keyboard, mouse kita. Untuk membersihkan meja kerja kita bisa menggunakan tisu basah yang mengandung alkohol. Karena kandungan alkohol didalamnya cukup efektif membunuh bakteri atau kuman.

Semoga bermanpaat
Kembali
Artikel Komputer



Rabu, 27 April 2011

Tips Penggunaan PC

Saat ini beredar mitos penggunaan komputer yang tidak benar dan menyesatkan. Komputer tidak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari masa kini. Bekerja, mencari hiburan, atau melakukan aktivitas sosial cukup bergantung dengan penggunaan komputer. Kecenderungan ini mengakibatkan naiknya penggunaan dan biaya untuk energi tiap tahunnya.
 tips dalam menggunakan komputer secara efisien untuk menghemat biaya, memperpanjang usia perangkat komputer dan sekaligus membantu menyelamatkan bumi.

1. Matikan komputer di malam hari sehingga komputer hanya digunakan selama 8 jam – untuk menghemat penggunaan energi hingga 810kWh per tahun dan 67 persen penggunaan.
 
2. Sambungkan komputer ke surge protector dengan master control outlet, sehingga sistem secara otomatis dapat mengetahui saat komputer tidak digunakan untuk kemudian memutus sambungan listrik ke komputer dan perlengkapannya.

3. Gunakan monitor LCD karena menggunakan lebih sedikit energi dan tidak membuat mata bekerja lebih keras seperti pada CRT.

4. Beli komputer yang dilengkapi fitur Energy Star. Sebagai catatan, laptop juga menggunakan lebih sedikit energi dibandingkan desktop.

5. Rencanakan penggunaan komputer sehingga semua kegiatan dapat diselesaikan dalam satu waktu, dan matikan saat tidak lagi digunakan.

6. Pertimbangkan menggunakan monitor yang lebih kecil. Monitor berukuran 14 inci menggunakan 40 persen energi lebih rendah dibandingkan dengan monitor 17 inci.

7. Aktifkan mode standby/sleep dan pengaturan penggunaan energi.

8. Lupakan screen saver karena ia tidak menghemat energi kecuali kalau Anda masih menggunakan monitor monochrome versi lawas.

9. Lihat ulang rancangan dokumen dan email di layar daripada mencetaknya.

10. Matikan monitor saat tidak digunakan dari pada menggunakan screen saver.

11. Pertimbangkan untuk menggunakan printer ink-jet – walaupun lebih lambat dari pada menggunakan printer laser, tapi inkjet menggunakan 80-90 persen energi lebih sedikit.

12. Belilah produk tinta yang berbahan dasar dari tumbuhan atau non-minyak – karena produk tersebut dibuat dari sumber yang didaur ulang, membutuhkan lebih sedikit penggunaan materi berbahaya dan menghasilkan warna yang lebih terang dan jernih.

13. Matikan printer dan semua perangkat pelengkap lainnya apabila tidak digunakan.

14. Jangan biarkan komputer tetap menyala pada malam hari atau pada akhir pekan.

15. Pilihlah warna yang gelap sebagai latar belakang tampilan layar, karena tampilan warna terang menggunakan lebih banyak energi.

16. Kurangi tingkat pencahayaan ruangan pada saat bekerja menggunakan komputer.

17. Gunakan jaringan dan berbagi printer apabila memungkinkan.

18. Cetaklah dengan menggunakan kertas daur ulang. Gunakan kertas yang tidak menggunakan klorin dengan 50 hingga 100 persen post-consumer waste.

19. Cetak di dua sisi kertas.

20. Komunikasi melalui email sebagai alternatif pengganti memo dan fax.

Saat ini, terjadi kesalahan persepsi atau mitos penggunaan komputer yang sering terjadi pada penggunaan sehari-hari, termasuk salah satunya adalah anjuran untuk tidak mematikan komputer.

Sebenarnya, komputer dirancang untuk menghadapi 40.000 kali siklus on/off, dan apabila komputer digunakan secara normal maka komputer dapat berusia dari lima hingga tujuh tahun. Sehingga dengan mematikan komputer, kita tidak hanya mengurangi penggunaan energi, tetapi juga mengurangi heat stress pada komputer.
Anggapan kedua yang banyak beredar mengatakan bahwa dengan mematikan dan kembali menyalakan komputer akan lebih banyak menggunakan energi daripada meninggalkannya dalam keadaan menyala. Pada kenyataannya, penggunaan energi yang digunakan CPU untuk melakukan boot up jauh lebih sedikit dibandingkan dengan meninggalkan komputer menyala lebih dari tiga menit.

Selain itu, anggapan bahwa koneksi jaringan akan terputus pada saat komputer dalam kondisi low-power/sleep mode juga tidak benar. Komputer terbaru dirancang agar tidak mengalami kehilangan koneksi atau data meskipun dalam keadaan sleep mode. CPU yang dilengkapi dengan teknologi Wake on LAN (WOL) dapat ditinggalkan dalam keadaan sleep mode semalaman dan keesokan harinya pengguna telah menerima data yang dikirim. 

Semoga bermanpaat
 
Kembali
Artikel Komputer

Selasa, 26 April 2011

Konsep Dasar Komputer

Dari apa yang telah diuraikan dapatlah dilihat, bahwa pengertian komputer bisa ditinjau dari bermacam-macam sudut, seperti misalnya: tinjauan komputer dari generasi ke-generasi, tinjauan komputer dari sudut kapasitasnya, dan disamping itu, komputer juga dapat ditinjau dari jenis data yang diolahnya.
Walaupun demikian, secara prinsip sebuah komputer selalu memiliki sebuah konsep dasar seperti yang nampak pada gambar. Komputer apapun jenisnya, selalu memiliki suatu peralatan yang disebut sebagai: Input device, Central Processing Unit, Output Device dan External memory.

Input Device
Input device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk memasukkan data ke-dalam komputer. Jenis input device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.
Dalam kehidupan sehari-hari, mata manusia juga bisa diartikan sebagai salah satu input device yang berfungsi untuk memasukkan data kedalam otak manusia. Membaca bisa diartikan sebagai memasukkan data (kedalam otak manusia) melalui mata.
 
Central Processing Unit (CPU)
Bagian ini berfungsi sebagai pemegang kendali dari jalannya kegiatan komputer, dan dikarenakan itu, CPU juga disebut sebagai otak dari komputer. Selain dari pada itu, CPU juga berfungsi sebagai tempat untuk melakukan pelbagai pengolahan data. Pekerjaan pengolahan data diantaranya: mencatat, melihat, membaca, membandingkan, menghitung, mengingat, mengurutkan maupun membandingkan.
Dalam bekerja, fungsi dari CPU terbagi menjadi :
Internal Memory/Main Memory, berfungsi untuk me-nyimpan data dan program.
ALU (Arithmatic Logical Unit), untuk melaksanakan perbagai macam perhitungan.
Control Unit, bertugas untuk mengatur seluruh operasi komputer
CPU juga disebut sebagai microprocessor. Dimana untuk bekerja microprocessor dipengaruhi oleh kapasitas pemrosesan Bit-nya dan juga frekwensi kerjanya. Kapasitas bit untuk Microprocessor ada 8 bit, 16 bit, 32 bit dan 64 bit. Kemampuan CPU dilihat dari bit-nya, bila suatu processor berkapasitas pemrosesan 8 bit, dapat diartikan bahwa pemrosesan tersebut memiliki 8 pintu masuk untuk menerima bit-bit instruksi. Dengan demikian, processor 16 bit, dapat memproses kira-kira 2 kali lebih cepat dari yang 8 bit.
Faktor lain yang mempengaruhi kecepatan kerja microprocessor adalah frekwensi kerja komputer. Ada CPU yang mempunyai frekwensi 4.77 Mhz (mega hertz = juta hertz), 8 Mhz, 16 Mhz, 40 Mhz, 50 Mhz dan lain sebagainya. Semakin tinggi frekwensi yang dimilikinya, semakin tinggi pula kecepatan memprosesnya.
Microprocesor 8 bit adalah 8088, biasa digunakan untuk komputer PC-XT dengan frekwensi 4.77 Mhz. Microprocessor 16 bit adalah 80286, dipasang untuk type PC-AT dengan frekwensi antara 8 Mhz hingga 20 Mhz. Microprocessor 32 bit adalah 80386 dan 80486, kedua jenis microprocessor ini dipasang pada jenis PC-ATgan frekwensi antara 20 Mhz hingga 40 MHZ. Kini beredar microprocessor jenis 80586 (pentium) dan 80686
Microprocessor 586 dikenal dengan nama pentium, telah dirilis sejak bulan Maret 1993. Banyak perubahan dan peningkatan pada processor ini. Kecepatan yang dimiliki adalah 112 MIPS (Million Instruction PerSecond) atau meningkat 5 kali lebih cepat dari generasi 486.
 
Output Device
Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat dibaca oleh manusia ataupun dapat digunakan untuk penyimpanan data hasil proses. Jenis output device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak.
Dalam kehidupan sehari-hari, menulis, juga bisa dikatakan sebagai suatu cara untuk mengeluarkan hasil pemikiran kedalam suatu media sehingga bisa dibaca oleh manusia. Media yang dipergunakan untuk menulis bisa berupa kertas ataupun bentuk lainnya.
 
External Memory
External memory bisa diartikan sebagai memory yang berada diluar CPU. Juga disebut sebagai Secondary Storage ataupun Backing Storage ataupun Memory Cadangan yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Data dan program yang tersimpan didalam external memory, agar bisa berfungsi data dan program tersebut harus dipindahkan terlebih dahulu kedalam internal memory. Jenis external memory cukup banyak.
Dalam kehidupan sehari-hari, buku, kertas, gambar foto, ataupun rekaman suara, juga bisa dikatakan sebagai external memory dari manusia. Dikatakan external memory karena berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data yang terletak diluar otak manusia. Agar data-data yang ada didalam external memory tersebut bisa berfungsi bagi manusia, maka data-data tersebut, juga harus dipindahkan terlebih dahulu kedalam internal memory, misalnya dengan cara membaca.
 
Pengertian Data dan Informasi

Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.       
Data bisa merupakan jam kerja bagi karyawan perusahaan. Data ini kemudian perlu diproses dan diubah menjadi informasi.
Jika jam kerja setiap karyawan kemudian dikalikan dengan nilai per-jam, maka akan dihasilkan suatu nilai tertentu. Jika gambaran penghasilan setiap karyawan kemudian dijumlahkan, akan menghasilkan rekapitulasi gaji yang harus dibayar oleh perusahaan. Penggajian merupakan informasi bagi pemilik perusahaan. Informasi merupakan hasil proses dari data yang ada, atau bisa diartikan sebagai data yang mempunyai arti. Informasi akan membuka segala sesuatu yang belum diketahui
 
Hirarchi Penyajian Data
 
Pengertian data yang diolah oleh komputer, cara penyajiannya dapat dibagi dalam beberapa tingkatan / hirarchi, yaitu :
 
Byte/Karacter
Merupakan satuan data paling kecil. Karakter bisa berbentuk huruf (A s/d Z, atau a s/d z), berbentuk angka (0 s/d 9), ataupun berbentuk tanda baca lainnya lagi.
 
Field
Merupakan kumpulan dari karakter-karakter yang membentuk suatu arti tertentu; Misalnya, Field untuk Nomor Mahasiswa, Field untuk Nama Mahasiswa, Field untuk Mata Pelajaran dan lainnya.
 
Record
Merupakan kumpulan dari field-field yang membentuk sebuah arti. Misalkan kumpulan field NIRM, NAMA MATERI PENDIDIKAN pada akhirnya membentuk sebuah record.
 
File
File merupakan kumpulan dari record-record . Dengan demikian, hirarchi penyajian data dengan urutan dari kecil kebesar adalah sebagai berikut :
Byte/Character -> Field --> Record --> File
 
Sistem Bilangan
 
Pada dasarnya, komputer baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Dalam hal ini, aliran listrik yang mengalir ternyata memiliki dua kondisi, yaitu kondisi ON yang berarti ada arus listrik, dan kondisi OFF yang berarti tidak ada arus listrik. Berdasar hal tersebut kemudian dibuat perjanjian, bahwa kondisi ON diberi lambang 1 (angka satu), dan kondisi OFF diberi lambang 0 (angka nol).
Seluruh data yang berupa angka, abjad ataupun special character kemudian ditulis dalam rangkaian kombinasi 0 dan 1, misal angka 5 ditulis dalam bentuk 000101 dan huruf D ditulis dalam 110100. Pabrik komputer membuat seluruh terjemahan ini dalam bentuk rangkaian elektronik yang tersimpan didalamnya.
Dengan demikian, seandainya kita kemudian memasukkan tulisan yang berbunyi: I LOVE YOU melalui keyboard, tulisan ini secara otomatis akan diterjemahakan kedalam bentuk 1 dan 0 oleh komputer.
Agar bisa dibaca oleh manusia, hasil terjemahan ini kemudian diterjemahkan kembali kedalam bentuk dan huruf ataupun angka seperti asalnya, dan kemudian dikeluarkan melalui layar monitor.
Karena hanya memiliki 2 angka dasar, yaitu 0 dan 1, maka sistem bilangan semacam ini kemudian dikenal sebagai sistem bilangan biner (binary number). Untuk perbandingan, sistem bilangan yang telah kita kenal disebut sebagai sistem bilangan desimal; Disebut desimal karena memiliki angka dasar yang berjumlah 10, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9.
 
Sistem Bilangan Desimal
Sistem bilangan yang selama ini kita kenal adalah sistem bilangan desimal, dimana sistem bilangan desimal ini memiliki angka dari 0 hingga 9, dengan jumlah bilangan mencapai 10 buah. Dalam contoh terlihat, bahwa angka 3675 bisa diartikan sebagai (5X101) + (7X101) + (6X102) + (3X103). Angka 10 merupakan jumlah angka dasar yang dimiliki oleh bilangan desimal.
 
Sistem Bilangan Binary
Karena sistem bilangan binary hanya memiliki angka 0 dan 1 saja, maka nilai 11010 dalam bilangan biner dapat diartikan sebagai: (0X20) + (1X21) + (0X22) + (1X23) + (1X24) = 26. Angka 2 merupakan jumlah angka dasar yang dimiliki oleh bilangan biner
Untuk mengkonversikan bilangan desimal ke-binary, maka langkah yang bisa dilakukan adalah : a. Apabila bilangan tersebut bisa dibagi dengan 2, maka hasilnya ditulis 0 pada sisi sebelah kanan (lihat gambar disebelah).Tetapi apabila tidak, maka angka 1 yang ditulis.
Untuk melakukan penambahan pada bilangan binary, langkah yang dilakukan adalah sama dengan langkah penambahan pada bilangan desimal. Karena angka tertinggi yang dimiliki hanyalah angka 1, maka seandainya pada penjumlahan tersebut mehasilkan angka 2, maka akan ditulis 0 dengan catatan masih menyimpan 1. Seandainya pada penjumlahan menghasilkan angka 3, maka akan ditulis 1 dan masih menyimpan 1 (lihat contoh).
Apabila dalam melakukan pengurangan ternyata angka yang dimiliki masih kurang nilainya, maka bisa diambil langkah dengan cara meminjam angka yang berada disebelah kiri. 1 angka apabila dipinjam/dipindah keposisi kanan, akan mempunyai nilai 2 (lihat contoh).
Langkah yang dilakukan pada saat perkalian pada bilangan binary juga sama dengan langkah yang dilakukan pada bilangan desimal. Hal ini bisa dilihat pada contoh yang ada.
Prinsip pembagian pada bilangan binary juga tidak berbeda dengan prinsip pembagian pada bilangan desimal. Hal ni bisa terlihat pada contoh yang ada.
 
Sistem Bilangan Octal dan Hexadesimal
Selain menggunakan sistem binary, komputer juga menggunakan sistem bilangan octal, dimana mempunyai jumlah bilangan dasar sebanyak 8 dan sistem bilangan hexa-desimal yang mempunyai bilangan dasar sejumlah 16. Susunan angka yang dimiliki kedua bilangan, seperti yang nampak pada gambar.
Walaupun demikian, komputer tetap bekerja dengan menggunakan sistem binary. Angka dasar 8 dan 16 hanya dibutuhkan saat mengubah dari atau menjadi binary, dan dengan cara ini memungkin penulisan menjadi lebih ringkas dari nilai sebenarnya yang ada didalam memory komputer. Octal senantiasa ditulis dalam tiga angka dan hexa desimal dalam empat angka.
Sistem bilangan Octal memiliki angka sebanyak 8 buah, yaitu dari angka 0 hingga 7. Untuk membuat konversi bilangan dari Oktal ke-desimal, digunakan angka dasar 8, karena sesuai dengan jumlah angka yang dimilikinya.
Karena jumlah angka yang dimiliki oleh bilangan ini jumlahnya 16, maka angka 16 inilah yang dijadikan dasar untuk konversi ataupun perhitungan-perhitungan lainnya.

System BCD
Pada awalnya, system BCD (Binary Coded Decimal), menggunakan 4-bit guna menyajikan bilangan desimal. Setiap digit didalam bilangan desimal, akan dirubah kedalam bentuk 4-bit binary. sebagai contoh, bilangan 3752 didalam bilangan desimal, akan diubah menjadi 0011 0111 0101 0010.
Karena dianggap tidak efisien, yaitu hanya sanggup menampung data sebanyak 24 atau 16 karakter yang berbeda, maka sistem BCD ini kemudian disempurnakan dengan menggunakan 6-bit guna menyajikan data yang ada. Dengan demikian, data yang disajikan akan menjadi lebih banyak lagi, yaitu 26 atau sejumlah 64 karakter yang berbeda-beda.

System EBCDIC
EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) menggunakan 8-bit guna menyajikan data yang ada. Dengan adanya 8-bit ini, tentu saja jumlah data yang disajikan menjadi lebih besar, yaitu sebanyak 28 atau 256 kombinasi. 4 karakter yang berada disebelah kiri disebut sebagai zone-bits, dan 4 karakter sisanya disebut sebagai numerik bits. Kode-kode ini banyak digunakan oleh komputer IBM ataupun peralatan yang menggunakan standart IBM.

System ASCII
ASCII (American Standart Code for Informa tion Interchange), menggunakan 7-bit guna menyajikan beberapa data. Sistem ini digunakan oleh beberapa pabrik komputer secara bersama-sama sehingga menghasilkan suatu standart yang baku untuk semua jenis komputer. Walaupun ASCII menggunakan kode 7-bit , tetapi dalam pelaksanaannya tetaplah 8-bit yang digunakan. Sebab masih menggunakan extra bit yang digunakan untuk mendeteksi pelbagai kesalahan yang timbul. 


Semoga bermanpaat
Kembali
Artikel Komputer

Senin, 25 April 2011

Pengertian Dasar komputer

Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya. 
Definisi yang ada memberi makna bahwa komputer memiliki lebih dari satu bagian yang saling bekerja sama, dan bagian-bagain itu baru bisa bekerja kalau ada aliran listrik yang mengalir didalamnya. Istilah mengenai sekelompok mesin, ataupun istilah mengenai jutaan komponen kemudian dikenal sebagai hardware komputer atau perangkat keras komputer. 

Hardware komputer juga dapat diartikan sebagai peralatan pisik dari komputer itu sendiri. Peralatan yang secara pisik dapat dilihat, dipegang, ataupun dipindahkan. 
Dalam hal ini, komputer tidak mungkin bisa bekerja tanpa adanya program yang telah dimasukkan kedalamnya. Program ini bisa berupa suatu prosedur peng-operasian dari komputer itu sendiri ataupun pelbagai prosedur dalam hal pemrosesan data yang telah ditetapkan sebelumnya. Dan program-program inilah yang kemudian disebut sebagai software komputer atau perangkat lunak komputer.  

Dalam arti yang paling luas, software komputer bisa diartikan sebagai suatu prosedur pengoperasian. Suatu acara yang ditayangkan oleh TVRI, dapat dianggap sebagai software dari suatu peralatan televisi. Demikian pula halnya dengan musik yang telah direkam diatas kaset, data diatas kertas, serta cerita ataupun uraian yang ada didalam sebuah buku. 
Secara prinsip, komputer hanyalah merupakan sebuah alat; Alat yang bisa digunakan untuk membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Untuk bisa bekerja, alat tersebut memerlukan adanya program dan manusia. Pengertian manusia kemudian dikenal dengan istilah brainware (perangkat manusia).
Konsep hardware - software - brainware adalah merupakan konsep tri-tunggal yang tidak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Untuk tahap pertama, manusia harus memasukkan program terlebih dahulu kedalam komputer. Setelah Setelah program tersimpan didalam komputer, maka komputer baru bisa bekerja untuk membantu manusia dalam menyelesaikan persoalan ataupun pekerjaannya.  

Generasi pertama dari komputer, ditandai dengan diketemukannya tabung hampa udara sebagai alat penguat sinyal. Generasi ini kemudian diganti dengan generasi transistor, dan akhirnya timbul generasi ketiga dengan munculnya IC-Chip. Kini banyak diperdebatkan, apakah Microprocessor yang merupakan pengembangan dan peningkatan kemampuan dari IC-Chip bisa dikatakan sebagai pelopor generasi ke-empat, ataukah masih tetap pada generasi ketiga. 
Alasan yang mendukung adalah, kemampuan dari Microprocessor jauh diatas IC-Chip, sedang alasan yang menolak pendapat tersebut mengatakan, bahwa konsep dasar Microprocessor masih sama dan itu hanya merupakan peningkatan dari kemampuan dari IC-Chip belaka. Dengan demikian, pada saat ini ada yang berpendapat bahwa kita sudah memasuki komputer generasi ke-empat dan bahkan kelima, tetapi ada juga yang masih berpendapat bahwa kita belum beranjak dari generasi ketiga. 
a. Generasi Pertama.
Tabung hampa udara sebagai penguat sinyal, merupakan ciri khas komputer generasi pertama. Pada awalnya, tabung hampa udara (vacum-tube) digunakan sebagai komponen penguat sinyal. Bahan bakunya terdiri dari kaca, sehingga banyak memiliki kelemahan, seperti: mudah pecah, dan mudah menyalurkan panas. Panas ini perlu dinetralisir oleh komponen lain yang berfungsi sebagai pendingin. 
Dan dengan adanya komponen tambahan, akhirnya komputer yang ada menjadi besar, berat dan mahal. Pada tahun 1946, komputer elektronik didunia yang pertama yakni ENIAC sesai dibuat. Pada komputer tersebut terdapat 18.800 tabung hampa udara dan berbobot 30 ton. begitu besar ukurannya, sampai-sampai memerlukan suatu ruangan kelas tersendiri. 
Pada gambar nampak komputer ENIAC, yang merupakan komputer elektronik pertama didunia yang mempunyai bobot seberat 30 ton, panjang 30 M dan tinggi 2.4 M  

b. Generasi Kedua.
Transistor merupakan ciri khas komputer generasi kedua. Bahan bakunya terdiri atas tiga lapis, yaitu: "basic", "collector" dan "emmiter". Transistor merupakan singkatan dari Transfer Resistor, yang berarti dengan mempengaruhi daya tahan antara dua dari tiga lapisan, maka daya (resistor) yang ada pada lapisan berikutnya dapat pula dipengaruhi. Dengan demikian, fungsi transistor adalah sebagai penguat sinyal. Sebagai komponen padat, tansistor mempunyai banyak keunggulan seperti misalnya: tidak mudah pecah, tidak menyalurkan panas. dan dengan demikian, komputer yang ada menjadi lebih kecil dan lebih murah. 


Beberapa contoh komputer generasi kedua adalah: IBM Serie 1400, NCR Serie 304, MARK IV dan Honeywell Model 800. Pada gambar nampak sebuah papan rangkaian yang menggunakan transistor dan digunakan oleh Komputer MARK IV ditahun 1957 yang merupakan komputer pertama yang diproduksi di- Jepang. 
Pada tahun 1960-an, komputer komersial yang memanfaatkan transistor dan digunakan secara luas mulai beredar dipasaran. Komputer IBM- 7090 buatan Amerika Serikat merupakan salah satu komputer komersial yang memanfaatkan transistor.  

c. Generasi Ketiga
Konsep semakin kecil dan semakin murah dari transistor, akhirnya memacu orang untuk terus melakukan pelbagai penelitian. Ribuan transistor akhirnya berhasil digabung dalam satu bentuk yang sangat kecil. Secuil silicium yag mempunyai ukuran beberapa milimeter berhasil diciptakan, dan inilah yang disebut sebagai Integrated Circuit atau IC-Chip yang merupakan ciri khas komputer generasi ketiga. Contoh komputer generasi ini adalah: Apple Computer dan TRS Model 80 dan IBM S/360. 
Pada gambar disebelah nampak, komputer IBM S/360 yang menggunakan komponen IC. Dinamakan IBM S/360 karena mampu melakukan operasi satu lingkaran penuh (360 derajat) yang maksudnya mampu melakukan proses yang dibutuhkan oleh aplikasi bisnis maupun teknik. 


d. Generasi Keempat
Pada generasi ini ditandai dengan munculnya: LSI (Large Scale Integration) yang merupakan pemadatan ribuan IC kedalam sebuah Chip. Istilah chip digunakan untuk menunjukkan suatu lempengan persegi empat yang memuat rangkaian-rangkaian terpadu (integreted circuits). LSI kemudian dikembangakan dalam VLSI (Very Large Scale Integration). 
Perkembangan berikutnya juga ditandai dengan munculnya microprocessor dan semi conductor. Perusahaan-perusahaan yang membuat micro-processor diantaranya adalah: Intel Corporation, Motorola, Zilog dan lainnya lagi. Dipasaran bisa kita lihat adanya microprocessor dari Intel dengan model 4004, 8088, 80286, 80386, 80486, 80586 yang lebih dikenal dengan nama: Pentium dan lainnya lagi. Sedang pabrik Motorola mengeluarkan model 6502, 6800 dan lainnya.  

Semoga brmanfaat 

Kembali
Artikel Komputer



Jumat, 22 April 2011

Kata-kata yang biasa dipakai dalam internet

@ Jaringan = Sekelompok komputer yang saling dihubungkan dengan menggunakan sarana program secara bersama-sama 
@ Internet = Jaringan global yang terdiri dari ratusan bahkan ribuan komputer termasuk jaringan lokal komputer 
@ Cybersface = Ruang angkasa elektronik serta inpormasi yang tersedia dlm internet
@ Server = Sebuah komputer yang menjadi pusat data dan berpungsi mengatur workstation/user
@ Workstation = Beberapa buah komputer yang terhubung dengan server berpungsi sebagai unit kerja.
@ WAP = Singkastasn Wireless Acces Point.
@ LAN = Singkatan dari Local Area Network.
@ Leased Line = Fasilitas sewa jaringan internet dengan menarik kabel secara langsung.
@ Elwktronik Mail = Surat elektronik yang dikirim melalui internet
@ Mailing List = Berita atau file dikirim kebanyak pengguna sekaligus, sehingga pengguna dapat melakukan diskusi, secara elektronik
@ News Group = Sekumpulan orang yang terlibat diskusi dalam internet.
@ Internet Relay Chat = Berkomunikasi dengan teks pada internet (cnating)
@ Search engline = Pencarian data pada internet secara bebas
@ Downlode = Mengambil data dari internet (Mengunduh)
@ Upload = Mengirim data menggunakan internet
@ Situs = Nama alamat pada internet
@ Webpege = Nama halaman pada internet
@ Server = Sebuah komputer yang menjadi pusat dan berpungsi mengatur Workstation / user
@ Workstation = Sebuah komputer yang terhubung dengan server  berpungsi sebagai unit kerja
@ LAN = Jaringan komputer yang terdapat dalam satu area
@ MAN = Jaringan yang terdapat pada satu kota
@ WAN = Jaringan global dimana saja yang dapat menghubungkan
@ Hypertext = Keterkaitan antar halaman web
@ www = Keterkaitan antar dokumen multimedia dengan menggunakan link
@ Hypermedia = Keterkaitan antar dokumen yang terdiri dari berbagai media (Teks, Gambar, Suara, Video)
@ Elkomnet Instans = Pasilitas internet yang diberikan oleh tekom
@ Pasword = Kode sandi
@ User name = Nama pengguna
@ Disconnect = Memutuskan sambungan
@ ISDN = Singkatan dari Intergret Service Digital Network
@ ASDL = Asymmetric digital Subscriber
@ GPRS = General Packet Radio Service
@ EDVO = Evolution Data Oftimized
@ HSPDA = Higs Speed Dowenload Packet Access
@ Mailing List = Diskusi pada internet
@ Newgreoup = Aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain dalam porum internet
@ Url = Alamat pada situs
@ Http = Sebuah metode yang dipakai untuk mengirim file-file web page dari server www
@ Browser = Program aplikasi unntuk penelajah
@ Freewere = Program gratis

Semoga bermanpaat
Kembali